Pengurus Wilayah
Salimah Sulawesi Utara menggelar Dauroh Mubalighoh (DM) pada 27 hingga 28
Januari 2018. Acara ini menjadi agenda perdana Salimah di tahun 2018. Tema yang
diangkat pada DM kali ini adalah “Menebar Ilmu, Merajut Ukhuwah, Mencetak
Mubalighoh Unggul” . Pelaksanaannya dirangkai dengan pemberian santunan anak
yatim. Acara yang diikuti sekitar 150 orang ini mengambil tempat di aula Balai
Diklat Keagamaan, Paniki, Manado.
Santunan anak yatim
yang merupakan program P2AY, kali ini meneruskan amanah donatur menjadi paket
bantuan sekolah. Penyerahan paket ini disampaikan oleh Dua pengurus PP Salimah
yang melakukan Jaulah Nasional ke Sulawesi Utara. Anak-anak tampak senang saat ustazah
Sinta Santi Usmandin,Lc dari Departemen Dakwah PP memberikan bingkisan kepada
mereka. Rona bahagia juga terpancar, saat bingkisan diberikan oleh sekretaris
umum PP Renny Anggraeni, ST dari Kesekretariatan PP.
“Dauroh Mubalighoh
menjadi sarana belajar dakwah dan agama secara langsung dengan nara sumber. Di
tengah-tengah maraknya kajian agama lewat daring dan sosial media”, terang
Hanifah Tinondihang, S.Ag dari Departemen Pendidikan selaku ketua panitia DM.
Antusias
peserta tampak dengan kehadiran perwakilan dari Pengurus daerah (PD). Mereka
adalah wakil dari PD Kota Manado, PD Kota Bitung, PD Kotamobagu, PD Minahasa
Selatan, PD Sangihe, PD Bolaang Mongondouw, PD Bolaang Mongondouw Timur, PC
Mapanget. Selain itu hadir pula perwakilan sejumlah Majelis Taklim dan
masyarakat umum.
“Melalui
acara Dauroh Mubalighoh ini mudah-mudahan makin menguatkan niat kebaikan dalam
diri kita. Dapat menambah ilmu dan skill yang pada akhirnya makin menguatkan
peran kita dalam dakwah di masyarakat”, harap ketua PW Sulut Sulastri Masloman,
S.Pd dalam sambutannya.
Usai
seremonial, sesi pertama DM diikuti peserta yang tampak serius dan bersemangat
saat menyimak uraian dari ustazah Sinta Santi. Pemaparan yang panjang diselingi
kesempatan tanya jawab menghidupkan kelas belajar dakwah. Mudah-mudahan DM ini
kian menyemangati Dakwah Islam di bumi Nyiur Melambai.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar