Jumat, 17 Februari 2017

Salimah Serahkan Donasi untuk Korban Banjir Bitung

Salimah PW Sulawesi Utara mengunjungi Posko Bantuan Banjir Salimah PD Bitung pada 15 Februari lalu. Tim Salimah Sulut diwakili oleh ketua Sulastri Masloman, S.Pd dan departemen Humas, Partinah Nanik. Rombongan bertolak dari Manado menuju posko dan dapur umum di muka kantor Pelni Bitung dekat kantor walikota Bitung. Rombongan membawa bantuan berupa pakaian layak pakai, air mineral, popok, pembalut dan obat-obatan serta donasi dari penyumbang.

Kota Bitung dilanda banjir setelah guyuran hujan berlangsung beberapa hari yang menyebabkan jebolnya tanggul. Tercatat ada empat lokasi terparah dilanda banjir, yakni, Winenet, Pateten, Tandurusa dan pulau Lembe. Banjir terparah dirasakan warga pada hari Ahad, 12 Februari lalu. Musibah ini kemudian direspon cepat oleh PKS, Salimah, Rumah Zakat dan beberapa ormas lokal di Bitung dengan mendirikan Posko dan Dapur Umum. Hal yang sama juga dilakukan oleh pemerintahan setempat yang mendirikan Posko bantuan di dalam area kantor walikota Bitung. Tampak petugas BPBD  (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) kota Bitung dan petugas Damkar.

Di sepanjang jalan memasuki kota Bitung terlihat beberapa pemuda membawa dus untuk mengumpulkan sumbangan dari pelintas jalan. Parahnya banjir ternyata menggugah kepedulian mereka dan berinisiatif mengumpulkan bantuan. Tim Salimah kemudian tiba di posko dan disambut hangat oleh ummahat, akhwat dan ikhwah yang tampak menyiapkan makan siang. Mereka tengah memasak, menyiapkan masakan, dan mengemasi makanan. Di muka posko banyak dijumpai dus air mineral, mie instan, dus berisi pakaian, keperluan bayi dan perempuan, obat-obatan. Bantuan terus berdatangan ke Posko baik dari individu dan organisasi yang peduli korban banjir Bitung.    


Secara simbolik bantuan dari Salimah PW Sulut diserahkan dari ketua, Sulastri Masloman,S.Pd kepada ketua PD Bitung, Syamsiah Marsabessy. Kegiatan dapur umum sejak Ahad hingga Rabu adalah menyiapkan makan bagi korban banjir yang digilir melihat tempat yang belum terjangkau bantuan. Pada Rabu lalu juga disiapkan bantuan yang terdiri dari makanan siap santap, mie instan, air mineral, pakaian untuk korban di Pulau Lembe yang berjarak paling jauh dan harus melewati lautan. 



Seiring dengan telah menyurutnya air, dan normalnya curah hujan maka diputuskan untuk menutup kegiatan Posko dan Dapur Umum pada Rabu kemarin. Salimah PD Bitung menyatakan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari donator dan pihak-pihak lainnya.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar