Rabu, 20 September 2017

Aliansi Muslim Sulut Gelar Solidaritas Rohingya



PW Salimah Sulawesi Utara bersama sejumlah ormas Muslim menggelar aksi solidaritas untuk Rohingya. Acara dilaksanakan pada Sabtu 16 September lalu. Aksi yang dimulai dari Mesjid Nurul Yaqin di bilangan Sario Manado.

Massa yang berkumpul berasal dari Relindo (Relawan Indonesia), KAMMI Sulut (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), Yakesma (Yayasan kesehatan Masyarakat), ODOJ Sulut, Yayasan Al Bina, FORMASI, GEMA MATLAUL ANWAR, dan MRI. Aksi dimulai lepas Ashar. Massa yang membawa poster, bendera dan spanduk berjalan menempuh rute Mantos 1, Mega Mall, Zero Point, supermarket Jumbo dan berakhir di Taman Kebangsaan Manado.

Aksi diwarnai dengan orasi dari masing-masing ormas dan penampilan teatrikal dari siswa-siswi Sekolah Islam Terpadu. Dalam orasinya, peserta aksi mengajak masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Manado untuk peduli dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi pada kelompok etnis Rohingya di Myanmar. Mereka mendapat perlakuan yang tidak manusiawi dari junta militer yang berafiliasi dengan penguasa.

Ketua PW Salimah Sulastri Masloman yang turut serta menyatakan simpatinya. “Duka Rohingya adalah duka kita juga, mari kita bantu dan doakan saudara-saudara kita di sana. Kami bersamamu Rohingya. Semoga Allah ridha pada upaya kita membantu mereka, dan Allah turunkan pertolonganNya,” paparnya. 


Seruan kepedulian juga disuarakan oleh anggota legislatif yang hadir dalam kesempatan tersebut  yakni Amir Liputo dan Syarifuddin Saafa.

Aksi ini mendapat kawalan pengamanan dari kepolisian dan ormas lokal. Masyarakat sepanjang jalur yang dilintasi massa menyambut dengan baik. Partisipasi dana dari masyarakat dikumpulkan dalam kotak infak.

Bentuk kepedulian dari umat muslim Sulawesi Utara masih berlanjut pada acara Dzikir Akbar yang berlangsung di lapangan Tikala Manado selepas Isya.

Aliansi Muslim Sulut Gelar Solidaritas Rohingya



PW Salimah Sulawesi Utara bersama sejumlah ormas Muslim menggelar aksi solidaritas untuk Rohingya. Acara dilaksanakan pada Sabtu 16 September lalu. Aksi yang dimulai dari Mesjid Nurul Yaqin di bilangan Sario Manado.

Massa yang berkumpul berasal dari Relindo (Relawan Indonesia), KAMMI Sulut (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia), Yakesma (Yayasan kesehatan Masyarakat), ODOJ Sulut, Yayasan Al Bina, FORMASI, GEMA MATLAUL ANWAR, dan MRI. Aksi dimulai lepas Ashar. Massa yang membawa poster, bendera dan spanduk berjalan menempuh rute Mantos 1, Mega Mall, Zero Point, supermarket Jumbo dan berakhir di Taman Kebangsaan Manado.

Aksi diwarnai dengan orasi dari masing-masing ormas dan penampilan teatrikal dari siswa-siswi Sekolah Islam Terpadu. Dalam orasinya, peserta aksi mengajak masyarakat Sulawesi Utara, khususnya Manado untuk peduli dengan tragedi kemanusiaan yang terjadi pada kelompok etnis Rohingya di Myanmar. Mereka mendapat perlakuan yang tidak manusiawi dari junta militer yang berafiliasi dengan penguasa.

Ketua PW Salimah Sulastri Masloman yang turut serta menyatakan simpatinya. “Duka Rohingya adalah duka kita juga, mari kita bantu dan doakan saudara-saudara kita di sana. Kami bersamamu Rohingya. Semoga Allah ridha pada upaya kita membantu mereka, dan Allah turunkan pertolonganNya,” paparnya. 


Seruan kepedulian juga disuarakan oleh anggota legislatif yang hadir dalam kesempatan tersebut  yakni Amir Liputo dan Syarifuddin Saafa.

Aksi ini mendapat kawalan pengamanan dari kepolisian dan ormas lokal. Masyarakat sepanjang jalur yang dilintasi massa menyambut dengan baik. Partisipasi dana dari masyarakat dikumpulkan dalam kotak infak.

Bentuk kepedulian dari umat muslim Sulawesi Utara masih berlanjut pada acara Dzikir Akbar yang berlangsung di lapangan Tikala Manado selepas Isya.