PW Salimah Sulawesi
Utara bersama sejumlah ormas Muslim menggelar aksi solidaritas untuk Rohingya.
Acara dilaksanakan pada Sabtu 16 September lalu. Aksi yang dimulai dari Mesjid
Nurul Yaqin di bilangan Sario Manado.
Massa yang berkumpul
berasal dari Relindo (Relawan Indonesia), KAMMI Sulut (Kesatuan Aksi Mahasiswa
Muslim Indonesia), Yakesma (Yayasan kesehatan Masyarakat), ODOJ Sulut, Yayasan
Al Bina, FORMASI, GEMA MATLAUL ANWAR, dan MRI. Aksi dimulai lepas Ashar. Massa
yang membawa poster, bendera dan spanduk berjalan menempuh rute Mantos 1, Mega
Mall, Zero Point, supermarket Jumbo dan berakhir di Taman Kebangsaan Manado.
Aksi diwarnai dengan
orasi dari masing-masing ormas dan penampilan teatrikal dari siswa-siswi
Sekolah Islam Terpadu. Dalam orasinya, peserta aksi mengajak masyarakat
Sulawesi Utara, khususnya Manado untuk peduli dengan tragedi kemanusiaan yang
terjadi pada kelompok etnis Rohingya di Myanmar. Mereka mendapat perlakuan yang
tidak manusiawi dari junta militer yang berafiliasi dengan penguasa.
Ketua PW Salimah
Sulastri Masloman yang turut serta menyatakan simpatinya. “Duka Rohingya adalah
duka kita juga, mari kita bantu dan doakan saudara-saudara kita di sana. Kami
bersamamu Rohingya. Semoga Allah ridha pada upaya kita membantu mereka, dan
Allah turunkan pertolonganNya,” paparnya.
Seruan kepedulian juga
disuarakan oleh anggota legislatif yang hadir dalam kesempatan tersebut yakni Amir Liputo dan Syarifuddin Saafa.
Aksi ini mendapat
kawalan pengamanan dari kepolisian dan ormas lokal. Masyarakat sepanjang jalur
yang dilintasi massa menyambut dengan baik. Partisipasi dana dari masyarakat
dikumpulkan dalam kotak infak.
Bentuk kepedulian dari umat muslim
Sulawesi Utara masih berlanjut pada acara Dzikir Akbar yang berlangsung di
lapangan Tikala Manado selepas Isya.

