Selasa, 28 Maret 2017

Pelantikan Pengurus Pimpinan Daerah Salimah Kota Bitung



Balai Prajurit TNI AL kota Bitung dipilih menjadi tempat Pelantikan Pengurus Salimah (Persaudaaraan Muslimah) Kota Bitung. Acara dilaksanakan pada Selasa, 28 Maret lalu.

Hadir dari Salimah PW Sulawesi Utara, ketua PW Sulastri Masloman, S.Pd, Departemen Humas, Nita Candra dan Partinah Nanik.

Acara ini dihadiri perwakilan sejumlah ormas di kota Bitung. Dari kewanitaan hadir BKMM (Badan Koordinasi Mejelis Mesjid), BKMT (Badan Koordinasi Majelis Taklim). Hadir pula, Forum Komunikasi Pemuda Islam kota Bitung, Yayasan Bitung Mandiri Berdaya, Barisan Solidaritas Muslim Kota Bitung, Komunitas Sains (Puasa Senin Kamis), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan LPTQ Kota Bitung serta perwakilan DPD PKS Kota Bitung. 


Dalam sambutannya, Sulastri menyampaikan bahwa banyak persoalan di masyarakat mengenai kesejahteraan, kesehatan, wawasan, gender, yang Ormas termasuk Salimah dapat membantu. Lewat program seperti Forum Halaqoh Qur’an (FHQ), Forum Silaturahmi Majelis Taklim (Forsil MT), Sekolah Ibu Salimah Terpadu (Sister). “Sehingga, dengan mengikuti program-program Salimah akan ada perbaikan kualitas dari perempuan dan keluarga. Ibu-ibu bisa mengaji, pemahaman agamanya bertambah, memiliki ketrampilan dalam mengelola rumah tangganya,” jelasnya. 


Usai pengucapan Ikrar yang dipimpin oleh ketua PW Salimah dan diikuti oleh para pengurus, maka secara resmi kepengurusan PD Kota Bitung dinyatakan sah untuk periode 2017-2022. Ucapan selamat bertugas disampaikan oleh ketua PW Salimah saat menyalami para pengurus satu per satu.  

Gayung bersambut diisyaratkan oleh ketua BKMM, Hj. Fatma Parnanu, S.Pd. “Karena Salimah adalah Persaudaraan Muslimah maka kita semua yang tergabung dalam BKMM, BKMT atau organisasi perempuan, hakikatnya adalah Salimah juga,” tukasnya.

Ia pun menyatakan kegembiraannya melihat jajaran pengurus Salimah yang terbilang usia produktif. ”Yang muda-muda ini yang akan melanjutkan tongkat estafet dakwah di kota Bitung,” harapnya yang langsung disambut dengan tepukan hadirin.

Dalam sambutannya, ketua terpilih PD Kota Bitung, Syamsiah Marsabessy berharap kepengurusan Salimah yang baru ini mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat kota Bitung. Sehingga Salimah dapat berperan serta dalam dinamika masyarakat khususnya ummat Islam di kota Cakalang ini.
  

Senin, 20 Maret 2017

Salimah Luncurkan Dua Sister


Salimah PW Sulawesi Utara menggelar hajat istimewa pada Ahad 19 Maret 2017. Yakni, peluncuran dua sister (Sekolah Ibu Salimah Terpadu) yang berlangsung di Mesjid Nurul Fatah, Pandu, Minahasa Utara.

Para pengurus PW Salimah Sulut tampak berbaur dengan jamaah perempuan di mesjid tersebut. Mereka yang hadir adalah ketua PW Sulastri Masloman,S.Pd, Sekretaris Satriani, Bendahara Nurita Kusumawati, Dept. Pendidikan dan Da’wah Hasrianti Silondae dan Rahmawati Mahmud, Dept. SDM Rusmala Panurat, Dept Humas Nita Candra dan Partinah Nanik, dan Dept. Bangda Suryani Balango.


Duo sister yang dilantik adalah kumpulan ummahat yang sebelumnya aktif dalam kajian di mesjid Nurul Fatah dan Al Hidayah Maasing, Manado. Selanjutnya kedua sister tersebut menyandang nama Sister Nurul Fatah yang diketuai oleh Rosnawati Tanibulo dan Sister Al Hidayah dengan ketua Santri Mointi. Pelantikan Sister ditandai dengan penyematan pin Salimah oleh ketua PW Sulut Sulastri Mas loman, S.Pd kepada masing-masing ketua sister. Kegiatan ini turut disaksikan tokoh agama setempat yakni Imam mesjid Murul Fatah, Latif dan Kepala KUA Bunaken Yamin Mokohama.

“Sister merupakan implementasi dari visi dan misi Salimah. Dengan ibu-ibu mengikuti sister, insya Alloh akan bertambah pengetahuan mengenai rumah tangga, ketrampilan dan pemahaman agama,” papar Sulastri dalam sambutannya.

Sambutan hangat juga disampaikan oleh Imam mesjid Nurul Fatah, Latif. “Ibu-ibu ini walaupun pengetahuan agamanya biasa-biasa tapi bersemangat dan kompak dalam mengikuti kegiatan keagamaan. Jadi kami bersyukur sekali bila Salimah ikut mewadahi kegiatan ibu-ibu ini,” jelasnya.


Ungkapan yang sama juga dilontarkan oleh kepala KUA Bunaken, Yamin Mokohama. “Senang sekali melihat semangat dari ibu-ibu dan Salimah dalam menghidupkan kegiatan da’wah di tanah Sulawesi Utara,” imbuhnya.


Selanjutnya masing-masing sister yang beranggotakan sekitar 20 orang ini akan mengadakan pertemuan berkala dan turut aktif dalam kegiatan-kegiatan Salimah yang berikutnya.