Jumat, 23 September 2016

Media dan Salimah



Salimah (Persaudaraan Muslimah) sudah lama berkiprah di Sulawesi khususnya di sisi Utara sejak tahun 2000. Selama sekitar 16 tahun Salimah turut mewarnai dinamika kehidupan muslimah di Sulawesi Utara.

Era kepemimpinan sekarang (2015-2020) Salimah PW Sulut berupaya menciptakan ruang komunikasi yang apik antar anggota dan di luar keanggotaan Salimah.

Untuk komunikasi yang baik, Salimah Sulut telah Membuat blog yang berisi aneka informasi kegiatan Salimah. Situs informasi ini dinamakan salimahsulut.blogspot.co.id Sementara antar anggota juga bercakap intens dalam grup chatting. Berikut daftar publikasi acara salimah menggunakan media lain.
1.      Pelantikan pengurus PW Salimah berlangsung tanggal 25 Maret 2016. Bertempat di gedung Balai Diklat Keagamaan Manado. Publikasi di blog internal Salimah


2.      Pelantikan pengurus PW Salimah Utara 25 Maret 2016. Pemuatan berita oleh Tribun Manado pada 26 Maret 2016.



3.      Ralat berita Pelantikan pengurus PW Sulut 31 Maret 2016 di Tribun Manado.



4.      Tulisan tajuk berjudul “Semangat Kartini Mencerahkan Perempuan” Tribun Manado 23 April 2016.


5.      Seminar Multiple Intellegence Manado Post 6 Juni 2016.  




Selasa, 13 September 2016

Donasi Sapi untuk Jamaah Nurul Fatah



Peringatan Idul  Adha 1437 H terasa istimewa bagi PW Salimah Sulawesi Utara. Salimah menjadi jembatan untuk pendonatur yang berniat melaksanakan qurban di tahun ini. Dan, pilihan lokasi untuk Qurban jatuh pada jamaah Mesjid Nurul Fatah, Pandu. Penyerahan hewan qurban dilaksanakan pada 10 September lalu.

Rombongan pengantar hewan qurban terdiri dari satu unit pick up pengangkut seekor sapi dan dua unit motor. Dari Salimah, hadir Ketua Umum, Sulastri Masloman, SPd beserta keluarga dan bendahara Nurita Kusumawati. 


Saat menuju lokasi mesjid Nurul Fatah, rombongan disambut hangat oleh jamaah yang sudah menunggu di tepi jalan. Setelah pengantar tiba di mesjid, acara serah terima hewan qurban dilakukan.
Acara diawali dengan lantunan tilawah oleh ibu Domili kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari 

Imam Mesjid Nurul Fatah yakni bapak Latif. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa gembira oleh perhatian Salimah yang membuat jamaah dapat melaksanakan shalat Idul Adha dan melaksanakan ibadah qurban pada tahun ini. 


Jamaah mesjid Nurul Fatah merupakan pindahan dari kelurahan Maasing. Semula untuk memenuhi keperluan ibadah berjamaan, para warga mendirikan Mushola Al Muhajirin. Guna menampung lebih banyak jamaah, kini mushola berganti nama menjadi mesjid Nurul Fatah. Perluasan dan pembangunan mesjid masih berlangsung dan diharapkan mampu menjadi sentra ibadah dan syiar bagi sekitar 40 KK muslim.

Imam mesjid juga berpesan agar jamaah aktif mengikuti kegiatan yang diselenggarakan Salimah. Pesan senada juga disampaikan ketua MT  Nurul Fatah, ibu Aryanti.


Dari Salimah, ibu Sulastri menyampaikan bahwa hewan yang hari diantar merupakan donasi dari seorang dermawan. Salimah hanya menjadi media untuk pendonasi dengan jamaah yang membutuhkan. Salimah, sebagaimana misinya diantaranya untuk berbagi kebaikan dan menguatkan posisi keluarga. Beberapa programnya melibatkan ibu-ibu sebagai tiang keluarga. Sehingga pemahaman agama dan kondisi sekarang diharapkan menjadi kunci keberhasilan ibu-ibu dalam mendidik anak-anaknya.